Introduction
Git adalah salah satu software penting dalam suatu pengembangan aplikasi atau website, karena fungsi git sendiri adalah mengatur versi dari source code program kalian ketika memberika tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti nantinya. Dalam artikel ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menggunakan Git di Ubuntu.
Prepare
Sebelum mempelajari bagaimana cara mengoperasikan Git, anda terlebih dahulu perlu menginstall aplikasi git di device yang anda gunakan, anda bisa menginstall/memasang Git baik di windows maupun linux, kebetulan saya disini menggunakan System Operasi Windows tapi saya install WSL Ubuntu 20.04 di OS tsb.
- Siapkan Ubuntu anda Cara Install Ubuntu
- Pastikan Anda masuk sebagai pengguna dengan hak istimewa sudo.
Cara Menggunakan Git di Ubuntu
Step 1 – Install Git
- Karena kita akan melakukan instalasi di linux maka yang harus kita lakukan adalah update terlebih dahulu packages ubuntu kita
$ sudo apt-get update
- Jalankan syntax install Git
$ sudo apt install git
- Verifikasi installasi dan check version Gitnya
$ git --version git version 2.25.1
Step 2 – Konfigurasi Git
Saat ini kita sudah menginstall Git, untuk mengatur informasi pribadi kita yang akan digunakan untuk mengcommit code tsb :
Disini saya menggunakan account Github.com untuk tempat repositorynya.
#git config --global user.email "gunawan-d" #git config --global user.name "Gunawan"
Dengan Config tersebut Git sudah berada di device anda.
Step 3 – Create Repository di Github, Clone & Push
Buka dashboard Github dan login menggunakan account anda lalu create new repository.

a. Nama repository kita
b. Deskripsi tentang aplikasi kita
c. Ini adalah pilihan tentative apakah repo kita bisa diakses oleh semua orang atau hanya kita sendiri
d. Create repo
- Clone Repository tersebut kedalam folder device/laptop kita
$ git clone https://github.com/gunawan-d/belajar-git.git Cloning into 'belajar-git'...
- Kemudian check foldernya lalu masuk ke dalam folder tsb
$ ls belajar-git $ cd belajar-git
- Lakukan add & commit pertama untuk README.md
$ echo "# belajar-git" >> README.md
- Git init : untuk membuat repository pada file lokal yang nantinya ada folder .git
$ git init Reinitialized existing Git repository in /mnt/d/Github/belajar-git/.git/
- Add file
README.md
$ git add README.MD
- Commit Git untuk yang pertama kali
$ git commit -m "first commit"
On branch master
Initial commit
Untracked files:
(use "git add <file>..." to include in what will be committed)
README.md
nothing added to commit but untracked files present (use "git add" to track)
- Edit file Readme & commit
$ git commit -m "Edit file Readme" [master (root-commit) d11d54a] Edit file Readme 1 file changed, 1 insertion(+) create mode 100644 README.md
- Add file to Repository lalu kemudian Push ke Github
$ git add .
$ git push Enumerating objects: 3, done. Counting objects: 100% (3/3), done. Writing objects: 100% (3/3), 219 bytes | 219.00 KiB/s, done. Total 3 (delta 0), reused 0 (delta 0) To https://github.com/gunawan-d/belajar-git.git * [new branch] master -> master
- Setelah kita berhasil membuat commit dan juga upload repository ke github, selanjutnya adalah check dashboard github kalian, jika sudah seperti gambar dibawah ini berarti selamat anda berhasil melakukan commit & push file repository yang pertama.

Penjelasan mengenani perinta perintah dasar Git
- Git init : untuk membuat repository pada file lokal yang nantinya ada folder .git
- Git status : untuk mengetahui status dari repository lokal
- Git add : menambahkan file baru pada repository yang dipilih
- Git commit : untuk menyimpan perubahan yang dilakukan, tetapi tidak ada perubahan pada remote repository.
- Git push : untuk mengirimkan perubahan file setelah di commit ke remote repository.
- Git branch : melihat seluruh branch yang ada pada repository
- Git checkout : menukar branch yang aktif dengan branchyang dipilih
- GIt merge : untuk menggabungkan branch yang aktif dan branch yang dipilih
- Git clone : membuat Salinan repository lokal
Selamat mencoba

Admin website igunawan.com, System Administrator, DevOps Engineer

2 Comments