Introduction
Dalam era informasi yang berkembang pesat, kebutuhan akan manajemen data yang aman dan efisien semakin mendesak. Artikel ini akan menjelajahi konsep dan praktik terkini dalam manajemen vault, sebuah elemen krusial dalam infrastruktur keamanan data modern. Dari pengertian dasar hingga strategi implementasi yang canggih, kita akan menggali dalam tentang bagaimana manajemen vault memainkan peran penting dalam melindungi aset berharga perusahaan dari ancaman cyber dan memastikan kepatuhan dengan regulasi yang berkembang
Baca juga :
Berikut adalah beberapa step untuk melakukan management user di vault :
1. Create Access
Pilih menu Access –> Authentication methods kemudian –> pilih username & password


Users ID akan otomatis terGenerate .
2. Create Policies
Yang kedua adalah ACL Policy, digunakan untuk memberikan privileges ke users yang akan kita buat

Contoh policy code , yang artinya allow semua path * dan capabilites bisa [update, patch, list, delete], dan auth_userpass_a4a735e1 ini adalah ID dari Users diatas
path "auth/userpass/users/{{identity.entity.aliases.auth_userpass_a4a735e1}}" {
capabilities = ["update", "create", "patch", "list", "delete"]
allowed_parameters = {
"password" = []
}
}
path "*" {
capabilities = ["create", "delete", "read", "update", "patch", "list"]
}
Policy name yang dibuat : adm-policy
3. Create account / access
Yang terakhir adalah membuat userpass untuk auth mode yang akan kita gunakan, Create user –> username dan pastikan pada menu Generate Tokens di isi adm-policy di isi dari Policies yang kita buat di step sebelumnya


4. Test Access
Setelah itu testing untuk login menggunakan user password di vaultnya.


Admin website igunawan.com, System Administrator, DevOps Engineer
